Memasang Efek Animasi Gelombang (Wave) di Blog

Selain menambah cantik tampilan blog, menambahkan efek animasi juga membuat blog terlihat berbeda berbeda. Tentu saja efek yang dipasang pada blog tidak berlebihan dan terlihat alay. Nah, pada kesempatan ini saya akan berbagi tutorial cara memasang efek animasi gelombang atau wave pada blog (blogspot).

Efek wave biasaya dipasang pada bagian header atau footer blog sebagai pengganti warna background tersebut.

Efek wave adalah animasi berbentuk gelombang (laut) dengan warna gradasi yang yang bergerak secara horizontal dari kiri ke kanan atau sebaliknya.

Memasang Animasi Wave di Blog

Pada postingan ini, saya bagikan cara memasang animasi efek wave pada label blog. Animasi wave ini akan muncul pada saat kita membuka label atau kategori postingan di blog, tepatnya ada di atas daftar postingan kategori tersebut.

Wave Effect di Blogger

Blog saya (randi.id) juga memasang animasi efek wave, tampilan dan animasi wave terlihat lebih keren saat dibuka pada mode desktop. Nah jika sobat penasaran bisa lihat demonya disini.

Untuk sobat yang ingin memasang animasi gelombang (wave) pada blog atau blogspot, berikut ini langkah-langkahnya:
  1. Masuk ke dashboard blog sobat.
  2. Buka menu Tema, kemudian klik Edit HTML.
  3. Copy kode berikut:
  4. Kode CSS
    <b:if cond='data:blog.searchLabel'> <style> .breadcrumbs{display:none} div#label-intro{z-index:20;margin:0;color:#fff;text-align:center;height:100%;position:absolute;width:100%} .label-intro{z-index:2;position:absolute;width:100%;height:100%} div#label-intro div.isi-randi{position:absolute;top:40%;left:54%;transform:translate(-50%,-50%);width:1080px;max-width:100%;text-align:left;padding:0 0 0 7.3em;box-sizing:border-box} div#label-intro div.isi-randi i.labels{left:0;position:absolute;top:50%;transform:translate(0,-50%);font-size:6em;font-weight:100;opacity:.3} div#label-intro div.isi-randi div.title{font-weight:700;font-size:2.5em;text-shadow:6px 6px 0 rgba(0,0,0,0.1)} div#label-intro div.isi-randi div.content{width:600px;max-width:100%} /*div#label-intro div.isi-randi div.title small.cap{display:block;font-size:14px;font-weight:300}*/ @keyframes randi-wave2{0%{transform:translateX(0) translateZ(0) scaleY(1)}50%{transform:translateX(-25%) translateZ(0) scaleY(0.55)}100%{transform:translateX(-50%) translateZ(0) scaleY(1)}} .waveWrapper{z-index:0;overflow:hidden;position:relative;left:0;top:0;margin:auto;width:100%;height:320px;user-select:none;-webkit-user-select:none} .randi-wavebg{position:absolute;width:100%;overflow:hidden;height:100%;bottom:0;background:linear-gradient(-45deg,#f5efef, #EE7752, #E73C7E, #23A6D5, #23D5AB,#764ba2,#7577a9);background-size:400% 400%;-webkit-animation:Gradient 50s ease infinite;-moz-animation:Gradient 50s ease infinite;animation:Gradient 50s ease infinite} .randi-bgt{z-index:15;opacity:0.5} .randi-bgm{z-index:10;opacity:0.75} .randi-bgb{z-index:5} .wave{position:absolute;left:0;width:200%;height:100%;background-repeat:repeat no-repeat;background-position:0 bottom;transform-origin:center bottom} .randi-wavetop{background-size:50% 100px} .randi-wave-ani .randi-wavetop{animation:move-wave 3s;-webkit-animation:move-wave 3s;-webkit-animation-delay:1s;animation-delay:1s} .randi-wave-mid{background-size:50% 120px} .randi-wave-ani .randi-wave-mid{animation:randi-wave2 10s linear infinite} .randi-wave-bot{background-size:50% 100px} .randi-wave-ani .randi-wave-bot{animation:randi-wave2 15s linear infinite} .randi_wrapper{margin-top:15px} @-webkit-keyframes Gradient{0%{background-position:0% 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0% 50%}} @-moz-keyframes Gradient{0%{background-position:0% 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0% 50%}} @keyframes Gradient{0%{background-position:0% 50%}50%{background-position:100% 50%}100%{background-position:0% 50%}} </style> <div class='waveWrapper randi-wave-ani'> <div id='label-intro'> <div class='label-intro'> <div class='isi-randi'> <i class='labels fa fa-folder-open'/> <div class='title'><span><data:blog.pageName/></span></div> <div class='content'>Berbagai postingan tentang &#39;<span style='font-weight:700'><data:blog.pageName/></span>&#39; yang menarik untuk kamu baca.</div> </div> </div> </div> <div class='randi-wavebg randi-bgt'> <div class='wave randi-wavetop' style='background-image: url(&apos;http://front-end-noobs.com/jecko/img/wave-top.png&apos;)'/> </div> <div class='randi-wavebg randi-bgm'> <div class='wave randi-wave-mid' style='background-image: url(&apos;http://front-end-noobs.com/jecko/img/wave-mid.png&apos;)'/> </div> <div class='randi-wavebg randi-bgb'> <div class='wave randi-wave-bot' style='background-image: url(&apos;http://front-end-noobs.com/jecko/img/wave-bot.png&apos;)'/> </div> </div> </b:if>
  5. Paste atau tempatkan di bawah kode </head>.
  6. Simpan Tema.

Silahkan sobat lihat hasilnya dengan membuka halaman label blog. Apakah animasi gelombang wave sudah terpasang di blog sobat.

Dengan memasang animasi bergelombang (wave), sekarang template blog sobat terlihat lebih keren dan berbeda.

Mungkin cukup sekian saja untuk postingan kali ini tentang Memasang Efek Animasi Gelombang (Wave) di Blog, semoga bisa bermanfaat bagi sobat blogger semua. Selamat mencoba dan salam sukses.

Memasang Efek Animasi Gelombang (Wave) di Blog