Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Cara Memasang Kode Anti Copy Paste di Blog
/

Cara Memasang Kode Anti Copy Paste di Blog

"Kegiatan pencurian dan duplikasi artikel beserta konten dengan cara mencopy dari blog sobat lalu di paste ke blog orang lain kemudian di publish tanpa merubah satu kata pun merupakan kegiatan yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Parahnya lagi jika ini bentuk dari berbagi mereka tidak menyertakan link sumber. Sepertinya hal ini sulit untuk dihilangkan."
Randi Iskandar
Randi Iskandar
4 komentar
Cara Memasang Kode Anti Copy Paste di Blog - Pernah gak sobat blogger, ketika browsing kesana kemari keluar masuk blog orang kemudian tidak sengaja menemukan sebuah postingan atau artikel yang terpublish di blog tersebut yang ternyata isinya atau konten artikelnya sama persis atau benar-benar sama dengan artikel yang telah kita buat dan publish di blog? Loh kok bisa sama?

Kegiatan pencurian dan duplikasi artikel beserta konten dengan cara mencopy dari blog sobat lalu di paste ke blog orang lain kemudian di publish tanpa merubah satu kata pun merupakan kegiatan yang sudah ada sejak jaman dahulu kala. Parahnya lagi jika ini bentuk dari berbagi mereka tidak menyertakan link sumber. Sepertinya hal ini sulit untuk dihilangkan.

Jika sobat yang aktif menulis di blog tentu sobat tahu bagaimana proses menulis di blog itu. Ya, dari memikirkan ide apa, merangkai kata-kata yang mudah di mengerti sampai terlalu lama berfikir sehingga mod menulis jadi hilang. Akhirnya 1 buah artikel pun dibuat dengan memakan waktu yang lama. Setelah dipublish di blog esoknya artikel sobat sudah nangkring di blog orang lain. Gimana rasanya?


Untuk itu kita perlu melakukan sebuah usaha untuk memproteksi artikel dan konten yang kita publish pada blog, sehingga para pelaku copypaste artikel tidak bisa melakukan kegiatan copy atau duplikasi artikel pada blog kita.

Cara memasang jamu anti copy paste artikel pada blog

Masuk blogger sobat lalu pilih Tema, kemudian klik Edit HTL

Cari kode ]]></b:skin> atau </style> kemudian letakkan kode di bawah ini tepat di atas kode tersebut.

.post-outer {
-webkit-touch-callout:none;
-webkit-user-select:none;
-khtml-user-select:none;
-ms-user-select:none;
-moz-user-select:none;
}

Selanjutnya, letakkan juga kode di bawah ini tepat setelah kode dari BlockQuote.

.post blockquote,.post pre,.kbd,.post code{
-webkit-touch-callout:text;
-webkit-user-select:text;
-khtml-user-select:text;
-ms-user-select:text;
-moz-user-select:text;
}

Terakhir, simpan Tema / Template sobat


Kode di atas dapat memproteksi artikel dan konten sobat sehingga tidak bisa diblok teksnya atau dicopy. Kode tersebut juga memiliki perintah untuk tidak memprotek bagian tertentu, sehingga pada bagian kode tertentu seperti untuk blockquote, pre, kbd, dan kode post tidak diprotek dan bisa diseleksi teks nya dan dicopy. Jadi kalo blog sobat tentang tutorial yang mengandung perintah harus mencopy bagian tertentu tetap bisa dicopy, contohnya pada blog ini, sobat bisa mencopy bagian HTML atau bagian yang saya tandai.

Nah, sekarang blog sobat sudah terpasang script anti copy paste atau pencurian artikel blog. Konten dan artikel sobat sekarang sudah dilindungi dengan script anticopy tersebut sehingga para pencuri konten akan sulit melakukan copy artikel. Meskipun begitu bukan berarti cara ini dapat sepenuhnya melindungi konten kita, tetapi kita sudah melakukan sesuatu untuk melindungi konten atau hasil karya kita.

Sekian dan semoga bermanfaat.
Randi Iskandar
Randi Iskandar Nge-blog, suka aja. Info kerja sama bisa kirim email ke: admin@randi.id.

4 komentar untuk "Cara Memasang Kode Anti Copy Paste di Blog"

  1. makasih yach, setelah baca panduan ini artikel di blog saya jadi gak bisa dicopy

    BalasHapus
  2. Sayangnya, manipulasi dengan JavaScript atau CSS seperti ini jadi tidak berguna pada situasi tertentu, misalnya ketika pengguna Firefox mengaktifkan Mode Baca. Atau, pengguna Firefox, Chrome dan basisnya yang berpengalaman dapat memakai "Inspeksi Elemen" dan menghapus elemen itu. Kalau memang benar-benar ingin mencegah orang salin-tempel, menurutku embed SVG lebih efektif karena elemen SVG yang berupa teks dapat dikonversi menjadi non-teks. Salam dari ren.my.id

    BalasHapus

Berlangganan via Email